Manfaat Khitan Dari Tinjauan Medis

Beberapa waktu yang lalu, beberapa media mengabarkan tentang keputusan Pengadilan di Cologne, Jerman, yang melarang para dokter untuk mengkhitan anak-anak, karena dianggap melukai bagian dari tubuh. Keputusan itu tentu saja menuai protes yang sangat keras dari seluruh penjuru dunia. Bahkan, Angela Merkel sendiri, Kanselir Jerman, mengecam keputusan tersebut. Seperti diberitakan di www.republika.co.id menurut Angela Merkel, pengadilan telah menghalangi kebebasan manusia untuk menjalankan ajaran agamanya. Sebagaimana kita tahu, khitan tak hanya dilakukan oleh kaum muslimin, tetapi juga kaum Yahudi. Info lengkap tentang pelarangan khitan di Jerman, bisa Anda baca di LINK INI.

Yang akan kami bahas lebih lanjut, adalah soal apakah betul khitan itu merupakan sebuah ajaran yang kejam, melukai anak, dan oleh karenanya dilarang dilakukan?


Satu hal yang perlu dicatat, dalam Islam, tak ada satu pun syariat diterapkan jika tak ada kebaikan padanya. Islam bukan agama semena-mena yang memerintahkan umatnya untuk begini dan begitu, jika memang tak ada manfaat yang bisa didapatkannya.

Dalam Kitab At-Tiflu Fii asy-Syarii'ati Al Islamiyah, sebagaimana dikutip oleh Syaikh Al-Isawi di Kitab Ensiklopedi Anak (terbitan Daarus Sunnah, 2008), disebutkan begitu banyak manfaat khitan secara medis, antara lain sebagai berikut:
  1. Menghindarkan penumpukan kotoran keringat dan lemak di antara glans (kepala penis) dan kulit penutupnya (kulup), yang dapat mengakibatkan timbulnya radang dan alergi pada kulit.
  2. Menghindarkan penumpukan sisa air seni yang dapat mengakibatkan infeksi, yang mana akan mengakibatkan kulit kemaluan iritasi.
  3. Menghindarikan penumpukan sisa sperma yang mungkin bisa kembali ke saluran vas deverens yang akan menyebabkan infeksi pada saluran manis. Terkadang juga menyebabkan terjadinya penyempitan saluran air seni atau saluran manis.
  4. Dengan dikhitan, akan menambah sensitivitas pada glans (kepala penis) saat jimak
  5. Khitan dapat mencegah penularan penyakit kulit dari suami kepada istrinya saat jimak
  6. Istri yang melakukan jimak dengan suami yang berkhitan bisa berkurang resiko terkena kanker rahim
  7. Infeksi pada vagina istri juga relatif tercegah, sebab penis yang berkhitan tidak membawa tumpukan kuman dan kotoran
  8. Berdasarkan penelitian para ahli medis, ternyata istri dari suami yang berkhitan lebih memiliki gairah seksual yang tinggi.

Demikian beberapa manfaat khitan dalam tinjauan medis. Wallahu a'lam bish-shawab.

SHARE

SOLO KHITAN CENTER

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. Dr. Ahmad Supriyanto, anda yakin laki-laki disunat tidak bisa dapat sakit seks sama HIV/AIDS setelah dia usah bercinta dengan wanita yg positif HIV/AIDS tanpa pemakaian kondom? Kalau laki-laki disunat itu bisa dapat sakit HIV/AIDS karena dia tak pakai kondom, sunatan itu tidak efektif untuk lawan sakit seks sama HIV/AIDS! Otakmu penuh kedunguan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dungu tuh sampeyan!

      Hapus

Terimakasih atas komentar Anda